you're reading...
Kekuasaan Duniawi

Musyawarah Untuk Mufakat “Kesumat”

IMG_0178-2.JPG

Selesai sudah aksi krusial dari sebuah perebutan kekuasaan parlemen. Diawali riuh rendah pemilihan Paket Pimpinan DPR, hingga drama voting Pemilihan Paket Pimpinan MPR yang menyudahi perlawanan Koalisi Indonesia Hebat di parlemen.

Koalisi Merah Putih (KMP) sangat dominan bahkan super power di parlemen. PDIP sendiri yang notabene pemenang resmi pemilihan umum legislatif terpaksa “menganga” saat tidak ada wakilnya di kursi Pimpinan DPR, bahkan hingga menduduki pos-pos strategis di DPR.

Seperti halnya makhluk immortal, KMP langsung membuktikan kesaktiannya yang diawali dengan memenangkan RUU PILKADA dan RUU MD3 secara voting. Meski demikian, justru Partai Demokrat dan Presiden SBY-lah yang menjadi bintang. Khususnya dalam sidang RUU PILKADA, Fraksi Partai Demokrat memilih walkout dari sidang, walau ada instruksi dari dewan pembina agar fraksi harus all out.

Koalisi Indonesia Hebat yakni pendukung presiden terpilih Joko Widodo hanya menyisakan harapan dalam pemilihan paket pimpinan MPR. Harapan semakin besar saat Partai Persatuan Pembangunan “ngambek” kepada KMP. Diketahui PPP sama sekali tidak mendapatkan kursi pimpinan mulai dari paket pimpinan DPR hingga paket pimpinan MPR. Khusus untuk paket pimpinan MPR, KMP lebih nyaman memberikan kursi untuk PKS dan Demokrat ketimbang PPP.

Kesepakatan KMP tersebut didasari pada jumlah kursi PPP yang paling sedikit di koalisi. Namun sebenarnya jumlah PPP hanya selisih satu kursi dibanding PKS. Namun yang membuat PPP gusar adalah diberikannya Demokrat jatah pimpinan MPR. Seperti diketahui, jauh sebelum KMP berdiri PPP sudah merapatkan barisan dengan kubu Prabowo dengan bukti hadirnya Suryadharma Ali di kampanyenya Gerindra. Sedangkan PD hingga detik akhir pilpres masih belum solid dukungannya kepada Prabowo-Hatta atau Koalisi Merah Putih. Bahkan saat RUU PILKADA sendiri PD lebih memilih walkout ketimbang memberikan suara untuk dilaksanakannya pemilihan kepala daerah melalui DPRD.

Tapi malang bagi PPP, meski sudah loncat dari Koalisi Merah Putih demi mengharapkan sebuah posisi namun hasil akhirnya tetap tidak berbuah kedudukan. Paket pimpinan MPR yang diajukan Indonesi Hebat memfasilitasi satu posisi ketua untuk PPP. Dari alasan itulah partai berlambang ka’bah itu beralih gerbong.

Tontonan pemilihan paket pimpinan MPR pun tak ubahnya sebuah kompetisi memperebutkan kekuasaan. Sakit hati atas dasar kecurangan pilpres merupakan suplemen motiviasi yang membuat KMP menyapu bersih semua titik startegis parlemen. Sebuah tontonan yang memprihatinkan, ketika personal yang memainkan peran sebagai perwakilan rakyat justru berakting memainkan aksi yang berlandasan skenario elit partai politik.

Marwah MPR sebagai majelis terhormat yang fungsinya sebagai pemersatu bangsa pun hilang. Berganti menjadi ajang adu kuat, adu siasat, hingga khianat mengkhianati. Musyawarah untuk mufakat pun yang utamanya adalah ciri dari setiap pengambilan keputusan di MPR pun musnah.

Kental sekali permusuhan antara KMP dan KIH dari lima kali proses sidang pengambilan keputusan. Dengan hasil tersebut jelas bahwa akan terjadi tawar-tawar atau lobi-lobi antara pemerintah dan parlemen saat membuat program kerja demi memajukan bangsa dan negara. Berharap tentu komunikasi politik antar keduanya positif dan menghasilkan kebijakan yang positif pula. Tapi bukan berarti keduanya bertukar transaksi antara program dan kasus hukum.

Biar bagaimanapun pemerintah haruslah kuat jika memang merasa benar dan bekerja untuk rakyat. Dan parlemen pun tentunya juga demikian, mengkritik dan memonitor laju kerja pemerintah agar tetap sesuai dengan konstitusi, bukan atas maksud untuk mencari-cari kesalahan sehingga dengan seenaknya melakukan pemakzulan.

Advertisements

About syukronachmad

iam a journalis, i love Juventus Football Club, iam aMoslem, and iam Nasionalism

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: