you're reading...
Luar Negeri

AS Revisi Strategi Hadapi ISIS, Turki Jadi Kunci

IMG_0186-0.JPG

Pangkalan udara di Anbar serta setengah dari wilayah Kobane telah dikuasai oleh pasukan ISIS. Dari alasan tersebut, AS beserta sekutunya kini sedang menyiapkan rencana baru dalam upaya membendung kelompok militan tersebut.

Selain keberhasilan milisi ISIS yang sukses mencaplok kedua wilayah tersebut, adalah gagalnya serangan udara koalisi internasional yang akhirnya membuat Amerika Serikat beserta 20 negara lainnya meracik strategi baru guna meredam aksi gila dari kelompok radikal ISIS.

Rencananya Barck Obama akan segera bertemu dengan Kepala Staff Gabungan, Jenderal Martin Dempsey beserta para mitra lainnya menyangkut aksi terbaru ISIS tersebut. Seperti yang diucapkan oleh Alistair Baskey, Juru bicara Dewan Keamanan Gedung Putih yang dikutip dari Reuters menyebut bahwa, pertemuan itu adalah bagian dari upaya untuk membangun koalisi dan mengintegrasikan kekuatan tiap negara dalam strategi yang lebih luas.

Dalam pertemuan yang sedianya akan dilakukan di Pangkalan Udara Andrews Air Base akan dihadiri oleh perwakilan dari Australia, Bahrain, Belgia, Kanada, Denmark, Mesir, Prancis, Jerman, Irak, Italia, Yordania, Kuwait, Libanon, Belanda, Selandia Baru, Qatar, Arab Saudi, Spanyol, Turki, dan Uni Emirat Arab.

Pertemuan yang akan digelar tersebut tak ubahnya hanya sekedar merencanakan sebuah maksud busuk negara Adi Kuasa demi menjaga eksistensinya di Timur Tengah Raya, mulai dari melanggenggakan bisnis minyak dan meningkatkan omset penjualan senjata.

Hal tersebut dapat dilihat dari pernyataan Kolonel Ed. Thomas yakni jubir dari Martin Dempsey yang menyebut bahwa, tidak akan ada kebijakan besar yang dihasilkan dalam pertemuan tersebut. Ia juga menambahkan bahwa pertemuan itu hanya membahas visi, tantangan, dan rencana ke depan. Bagaimana cara efektif untuk mematikan gerak-gerik para milisi ISIS yang kini mengganti nama Islamic State (IS) tidak menjadi substansi dalam pertemuan tersebut.

Hadirnya Turki dalam pertemuan itu jelas memiliki maksud dan arti tertentu. Krisis di Suriah antara IS dan para warga Kurdi di wilayah perbatasan Kobane, Aleppo, Suriah Utara hanya berjarak beberapa ratus meter saja dari perbatasan Turki.

Kondisi krisis di Suriah melalui aksi militansi ISIS dapat dibaca sebagai rencana mencari-cari alasan agar AS dan semutu bisa menaklukan negara-negara besar timur tengah yang tidak mau tunduk atas kepentingan politik ekonomi mereka.

Dari awal ISIS berkecamuk hingga hari ini, Turki masih tidak ingin terlibat seperti hal negara arab lainnya yang ikut mengirimkan tentara ataupun menyediakan lapak wilayahnya sebagai sarana pangkalan pasukan. Walaupun wilayah konflik ISIS dekat dengan wilayah perbatasan Turki.

Anthony Cordesman seorang pengamat keamanan nasional dari lembaga kajian Center for Strategic and International Studies menyebut bahwa kehadiran Turki sangat penting dan memiliki arti yang beda. Tujuannya tak lain agar Ankara ditekan untuk segera mengirimkan pasukannya ke Suriah guna menghadapi ISIS.

Cordesman menilai Turki sebagai salah satu kunci penting guna kesuksesan AS menghadapi ISIS di Suriah. Mungkin saja pertemuan tersebut dijadikan ajang menekan pemerintahan Turki agar pangkalan udara Incirlik dapat segera digunakan oleh koalisi internasional untuk melawan ISIS.

Sebuah konspirasi jahat kembali disusun oleh AS dan sekutunya dengan skenario kelompok radikal berlandaskan Islam yang telah memberi teror kepada masyarakat timur tengah. Padahal jelas ISIS tak lebih dari buatan mereka saja. Tujuanya tak lebih pada penguasaan bisnis minyak dan jual beli senjata. Lebih besarnya adalah menggulingkan Bassar Al Assad lantaran tidak menjalankan agenda politik ekonomi pro barat.

Advertisements

About syukronachmad

iam a journalis, i love Juventus Football Club, iam aMoslem, and iam Nasionalism

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: